Pengunjung Blog Mekanik Otomotif

Kamis, 21 Juli 2011

Pesawat Penggerak Mula

Sejak dahulu, manusia selalu berusaha memanfaatkan tenaga alam untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satu diantaranya ialah penggerak dibidang pengubahan tenaga alam di dalam alat penggerak. Alat penggerak yang dipergunakan untuk mengubah tenaga alam menjadi tenaga mekanis dinamakan pesawat penggerak mula tenaga alam itu dapat merupakan:
1. Tenaga Otot, misalnya pada kuda, sapi, kerbau, dsb.
2. Tenaga Gerak, misalnya pada angin, air terjun, arus laut, dsb.
3. Tenaga Potensial, misalnya panas gas, tekanan gas, tekanan air, baterai, maghnet, dsb.

Apakah tenaga itu? Tenaga ialah suatu kemampuan atau kesanggupan untuk menghasilkan suatu perubahan keadaan.

Tenaga ini dapat diubah menjadi tenaga mekanis (gerakan lurus atau putar) melalui prinsip-prinsip berikut ini:
1. Tenaga Otot dapat di ubah menjadi tenaga mekanis melalui alat-alat transmisi, misalnya pada dokar, pedati, becak, dsb.
2. Tenaga Gerak dapat diubah langsung menjadi tenaga mekanis, misalnya pada turbin air, kincir angin, dsb.
3. Tenaga Potensial dapat diubah menjadi tenaga mekanis dengan terlebih dahulu mengubah menjadi bentuk tenaga gerak yang dibendung memiliki tenaga potensial yang dapat diubah menjadi tenaga mekanis terlebih dahulu menerjunkan melalui satu turbin air.

Rabu, 20 Juli 2011

Pengertian dan Fungsi Gambar Tehknik

Gambar teknik adalah simbol dalam ilmu ketehknikan yang menggambarkan benda sebenarnya. Fungsi gambar tehknik yaitu sebagai baha tertulis dalam bentuk gambar yang menghubungkan antara perencana dengan pelaksana.

Jenis Gambar Tehknik:
1. Gambar Satu-satu, yaitu Jenis gambar yang digambar pada satu lembar kertas.
2. Gambar Kelompok, yaitu Jenis gambar dimana beberapa benda digambar pada 1kertas gambar.
3. Gambar Berlembr Banyak, yaitu Jenis gambar dimana satu buah benda digambar pada beberapa lembar kertas.

Pengertian dan Fungsi Gambar Tehknik










Bagian-bagiannya:
1. Rahang Ukur
2. Lidah Ukur
3. Ukuran Tinggi
4. Rahang Tetap
5. Rahang Geser
6. Lidah
7. Baut Penjepit
8. Batang
9. Ekor
10. Skala Nonius
11. Knop atau Sensor
12. Skala Utama

Pengertian Besaran

Pengertian Besaran adalah segala sesuatu yang memiliki nilai dan dapat dinyatakan dengan angka. Besaran terdiri dari Besaran Pokok dan Besaran Turunan. Dalam melakukan pengukuran biasanya besaran-besaran. Seperti Besaran Massa, Besaran Panjang, Besaran Kecepatan, daya dan besaran-besaran yang lain. Besaran- besaran tersebut harus diukur dengan satuan-satuan yang sesuai. Besaran Fisis dibedakan menjadi 2 golongan, yaitu Besaran Vektor dan Besaran Skala.

Hukum Newton 2, yaitu AKSI = REAKSI

Pengertian Mengelas

Pengertian Mengelas
Pengertian Mengelas adalah menyambung logam dengan logam panas. Panas digunakan untuk mencairkan bahan dasar dan kawat pengisi (Kawat LAS). Pada proses pengelasan terdapat atau terjadi panas yang berasal dari antara lain:
*Arang Kayu : Sumber panas dengan menggunakan arang kayu dapat digunakan untuk melakukan LAS tempa.
*Busur Listrik : Pengelasan dengan menghasilkan busur listrik atau nyala api busur yang terjadi pada ujung elektroda yang di dekatkan pada benda yang akan di las.
*Adanya Gas : Gas atau nyala api gas yang terjadi pada proses las gas pada saat pengelasan terjadi bahan bakar gas bercampur dengan gas asam atau oksigen cn (O2).
*Reaksi Thermil : Panas yang terjadi dari reaksi kimia antara oksida besi dan alumunium. (Serbuk Besi dan Oksid Alumunium)
*Tahanan Listrik : Pertemuan antara dua bagian yang akan di sambung dengan menggunakan proses LAS yang sumbernya dari tahanan listsrik.
*Contoh : Las Titik
: Las Roll (Tekan)

Berdasarkan proses LAS dibedakan menjadi 4 macam:
1. Las Cair : Benda kerja atau bahan dasar dan logam-logam kawat keduanya sama- sama di cairkan.
2. Las Patri : Proses las benda kerja atau logam tidak di cairkan tetapi yang di cairkan adalah logam pengisi atau logam kawat.
3. Las Pelapisan : Proses las dengan serbuk besi atau kawat las sebagai lapisannya.
4. Las Tempa : Proses las dengan kedua besi di panaskan sampai memijar kemudian di pukul.

LAS GAS

Las Gas : Proses las dengan menggunakan bahan bakar gas dengan zat asam / oksigen.

Bahan Bakar:
*Asetilin
*Hidrogen
*Methan / Gas Elpigi
*Gas Alam / Prophan
*Gas Mapp
*Gas Kota

Gas yang paling banyak dipakai adalah gas Asetilin pada proses pengelasan. Alasan gas Asetilin yang bercampur dengan oksigen dapat menghasilkan temperatur atau panas yang paling besar. Gas Asetilin dapat di mampatkan kedalam silinder dan mudah di buat pada generator Asetilin (alat untuk membuat gas Asetilin).

Gas Asetilin dapat diperoleh dari:
*Generator Asetilin
*Gas Asetilin dapat di mampatkan pada silinder pada pabrik Gas